Chapters: 64
Play Count: 10,969
Su Jingyi bekerja keras beli rumah demi anak. Di ulang tahun ke-55, anak dan menantunya malah ingin mengirimnya ke panti jompo demi rebut rumah untuk mertua. Jingyi pun nekat menjual rumahnya. Dibantu agen, pengacara dan polisi, para penjahat dihukum. Jingyi akhirnya nikmati masa tua dengan tenang dan bebas.
Ratna Prameswari rela membeli rumah di kawasan sekolah demi masa depan Putri. Namun, impian itu hancur saat Putri gagal masuk SD Harapan Mulia karena hak rumah sudah dipakai Rizky, anak yang tiba-tiba tercatat sebagai putra Ratna. Ternyata, suami dan mertua diam-diam memindahkan data Rizky ke nama Ratna.
Usai membeli rumah baru dari hasil kerja kerasnya, seorang wanita terkejut saat huniannya dirusak dan dikuasai kerabatnya. Enggan mengalah pada tekanan keluarga, ia mengambil jalur hukum untuk mempertahankan haknya. Ia berhasil mengusir kerabatnya, menuntut ganti rugi, serta menegakkan batasan dalam keluarga.
Setelah Manda dan Farel nikah, Farel terus bekerja keras. Manda mutusin buat jadi ibu rumah tangga. Tapi ibu mertuanya dan putri dari orang yang berjasa buat suaminya bersekongkol, buat Manda terus menahan emosi di rumah. Waktu Manda salah didiagnosa kanker hati, dia nggak ngalah lagi sama orang lain, jadi diri sendiri lagi. Akhirnya, karier dan percintaannya berhasil.
Setelah dipermalukan oleh kekasihnya, Rizky Pratama secara tak terduga mengaktifkan Sistem Mandiri yang membuatnya semakin kuat setiap kali menyelesaikan tantangan disiplin diri. Dari menghasilkan uang pertama lewat squat di hotel hingga menjadi pengusaha sukses dan pemilik pulau, Rizky menghadapi godaan kekayaan dan cinta.
Seorang ibu banting tulang membeli rumah justru akan dimasukkan ke panti jompo oleh putri dan menantunya demi merebut asetnya. Sang ibu bertindak tegas dengan menjual rumahnya demi melindungi diri dari keserakahan keluarganya. Dibantu pihak berwenang, dia sukses menjebloskan para penjahat dan menikmati hidup.
Lahir kembali ke era 80-an, Li Wei menolak dijadikan alat pemeras keluarga dan memilih berpisah rumah demi mandiri. Berbekal ingatan masa lalu, ia berburu hasil hutan liar, merintis modal dan membeli rumah baru untuk menyelamatkan ibu serta adiknya, membuktikan tekadnya membangun kehidupan yang makmur dan bermartabat.
Didesak menyerahkan rumah kota untuk orang tua menantu, aku diam-diam menjual rumah mewah seharga 2,8 miliar, pindah ke rumah kecil, dan menolak mentah-mentah tuntutan keluarga.
Saat Shen Cian operasi darurat, suaminya justru menjemput Ji Wanyuan dan membawanya ke rumah pernikahan. Tanpa ribut, Cian menjual rumah itu dan menggugat cerai. Sadar rumah tersebut milik penuh sang istri, suaminya menyesal, namun Cian telah mantap memilih hidup bahagia untuk dirinya sendiri.
Su Jingyi bekerja keras beli rumah demi anak. Di ulang tahun ke-55, anak dan menantunya malah ingin mengirimnya ke panti jompo demi rebut rumah untuk mertua. Jingyi pun nekat menjual rumahnya. Dibantu agen, pengacara dan polisi, para penjahat dihukum. Jingyi akhirnya nikmati masa tua dengan tenang dan bebas.
Dia membeli rumah dan bisnis bersama pacarnya, namun terus diganggu keluarga pria itu. Tanpa menangis, ia menjaga kontrak dan batasannya, mengumpulkan bukti, serta membagi hak properti dan perusahaan secara rasional. Ia tidak berkompromi, tapi menggunakan aturan untuk melindungi haknya dan mendirikan studio sendiri.