Chapters: 127
Play Count: 2,577
Hidup lagi di era 80, ia ingin membahagiakan keluarga. Saat pisah harta, ia hanya dapat perahu bocor dan dihina. Namun, ia mendapat sistem radar laut gaib penunjuk ikan. Dengan perahu tua, ia panen besar, bayar utang, dan nafkahi keluarga. Kini, warga yang mencemoohnya merasa iri melihat kesuksesannya melaut.
Setelah pensiun dari tim penyelam, Bayu Santoso dipaksa mencari mutiara di laut, namun dikhianati dan kehilangan bonus besar. Saat putrinya membutuhkan biaya operasi mahal, Bayu memutuskan berjuang sendiri. Dengan kapal tua, ia berhasil mendapatkan hasil laut langka, menghindari jebakan Rizky, dan akhirnya mendirikan perusahaan.
Pemuda nelayan ditipu dibagi cuma dapat perahu rusak bermotif naga, lalu bangkitkan kemampuan naga. Dia bawa anak musuh melaut, tangkap ikan besar terus, cari uang obati adik sakit, lawan pedagang nakal, punya kapal besar, lindungi keluarga.
Saat pisah harta, ia hanya dapat kapal tua bocor dan utang. Tak menyerah, ia menemukan peta ikan besar di kemudi kakeknya. Menerobos arus, ia menyelamatkan kakaknya yang terjebak badai usai mencuri peta itu. Dari terusir hingga merebut dermaga, ia bangkit dari keterpurukan dan meraih sukses.
Hidup lagi di era 80, ia ingin membahagiakan keluarga. Saat pisah harta, ia hanya dapat perahu bocor dan dihina. Namun, ia mendapat sistem radar laut gaib penunjuk ikan. Dengan perahu tua, ia panen besar, bayar utang, dan nafkahi keluarga. Kini, warga yang mencemoohnya merasa iri melihat kesuksesannya melaut.
Setelah pembagian harta keluarga yang curang, seorang nelayan muda hanya mendapatkan perahu rusak dan bambu pusaka. Berkat bambu ajaib tersebut, ia menangkap hasil laut raksasa, mendirikan koperasi nelayan, mematahkan sabotase musuh, serta membangun kehidupan yang makmur bersama wanita yang setia mendampinginya.
Setelah ayah Lin Wan Qing hilang di laut dan keluarganya terlilit utang, Zhou Hai Sheng, pemuda desa nelayan, bergabung dengan keluarga Lin. Bersama Lin Wan Qing dan adiknya, mereka berjuang memperbaiki kapal tua, menangkap ikan, dan perlahan mengubah nasib keluarga. Di tengah kesulitan, mereka saling mendukung, menolong tetangga, dan mencari sang ayah. Dengan kerja keras dan ketulusan, mereka akhirnya membangun rumah tangga yang bahagia dari awal yang penuh tantangan.
Tahun 1985, ia dibuang ke laut oleh keluarganya. Ikan ajaib yang ia selamatkan memberinya mutiara penyembuh dan kekuatan memahami laut. Ia pulang, menyelamatkan istri dan anaknya, lalu memutus hubungan dengan keluarga. Berkat keahlian melaut, ia menghidupi mereka dan menjadi kaya raya.
Dia kembali ke 1984 demi ubah nasib. Berbekal ingatan masa depan, ia lunasi hutang dan cari harta laut langka demi cinta. Meski dijegal lawan, ia sukses bangun koperasi dan jalur ekspor. Usai selamatkan musuh di laut, ia raih hormat dan bawa seluruh desa menuju makmur.
Kembali ke tahun 1985 usai kekasih dan orang tuanya tewas di laut, ia bertekad menebus dosa dan menikahinya. Bermodal ingatan, ia berburu hasil laut langka di malam hari di pantai karang terpencil, lalu menjualnya ke restoran di kota demi meraih kekayaan pertamanya.
Tahun 1983, dia terlahir kembali di desa nelayan dengan kemampuan melihat isi laut. Saat keluarganya menderita dan dipandang rendah, dia justru sukses menangkap ikan mahal dan hasil laut melimpah. Dari perahu kayu tua hingga menguasai wilayah laut, dia berubah dari si miskin menjadi penguasa laut yang disegani semua orang.