Chapters: 72
Play Count: 0
Seorang tentara modern, Zhou Qi melintas masa ke perbatasan Dinasti Daning. Menghadapi ancaman Raja Canglang dan sekte Zhongshengxiang, ia memimpin misi ke Boliang demi pasokan besi serta memodernisasi senjata. Zhou Qi lalu memimpin pasukannya unjuk gigi di latihan tempur akbar Yanyong di tengah intrik yang memuncak.
Pak Arif, mantan prajurit elite, terjebak di era kekacauan kerajaan sebagai cendekiawan miskin. Demi melindungi keluarga, ia menjadi prajurit di perbatasan, dengan pengetahuan militer, ia menciptakan panah inovatif dan menumpas musuh. Berkat kecerdasan dan keberaniannya, ia naik pangkat hingga menjadi Komandan Benteng Besi.
Seorang prajurit perbatasan bangkit dengan memperkuat pasukan. Bersama ahli perdagangan, ia mengguncang pasar besi dan memutus jalur penyelundupan musuh. Demi mencegah musuh menguasai padang rumput, ia menerobos perbatasan meski dilarang, lalu terjebak dalam perangkap. Dikepung dari segala arah, ia berjuang membalikkan keadaan.
Seorang tentara modern, Zhou Qi melintas masa ke perbatasan Dinasti Daning. Menghadapi ancaman Raja Canglang dan sekte Zhongshengxiang, ia memimpin misi ke Boliang demi pasokan besi serta memodernisasi senjata. Zhou Qi lalu memimpin pasukannya unjuk gigi di latihan tempur akbar Yanyong di tengah intrik yang memuncak.
Terlempar ke masa lalu menjadi komandan perbatasan, seorang mantan prajurit khusus menantang titah larangan perang demi menumpas musuh lewat taktik api di jurang maut. Bersama sang istri menyingkirkan pejabat korup penuduh palsu, ia memperbarui persenjataan dan membasmi sekte pengkhianat demi ketenteraman kerajaan.
Di tengah negeri yang kacau dan korup, seorang jenderal rendahan bangkit lewat keberanian dan strategi. Ia menahan serangan musuh dan meredam kekacauan kota. Dengan petunjuk seorang ahli strategi, ia menghadapi pasukan gabungan, pengkhianat, dan sekte sesat melalui siasat adu domba, sambil memperkuat diri untuk menguasai negeri.
Pak Jaya, seorang prajurit modern yang terlempar ke Pasukan Patroli Negeri Raya, bangkit dengan strategi cerdas dan keberanian. Ia memimpin serangan, menangkap Putri Nurmi, dan diangkat menjadi komandan. Meski terluka, ia membenahi pasukan, mengungkap kasus lama, memperluas kekuatan, dan memperkuat posisinya.
Mantan prajurit elite terpaksa kembali ke dunia penuh bahaya setelah identitasnya terbongkar. Ia terlibat perjodohan dan harus melindungi tunangannya dari berbagai ancaman. Dengan kecerdikan dan kekuatannya, sang prajurit menghadapi konspirasi besar dan berhasil keluar dari setiap bahaya.
Seorang komandan militer mengatur taktik untuk menguasai perdagangan besi, menghancurkan musuh dan memperkuat pertahanan perbatasan. Dengan bukti dari seorang tawanan, ia berhasil menghimpun sekutu. Ketika perintah perdamaian datang dari istana, ia memilih untuk mengabaikannya dan tetap maju berperang demi keamanan negara.
Melintas masa ke perbatasan dinasti masa lalu, seorang prajurit modern mengumpulkan pasukan yang tersisa demi menjaga pos pertahanan terpencil. Berkat keahlian tempur dalam menumpas musuh dan menaklukkan kubu lawan, ia meraih pangkat militer serta membangun markas baru di tengah ancaman konspirasi yang kian mendekat.
Tentara elit bertransmigrasi jadi pemuda sakit dan dipaksa masuk militer. Berbekal strategi perang, ia bangun pasukan kuat dan hancurkan pengkhianat. Dari perbatasan hingga taklukan negara tetangga, ia naik takhta ciptakan era damai lalu pulang ke kampung halaman untuk berbakti pada orang tua.