Chapters: 40
Play Count: 0
Sri Ayu, ibu pekerja keras, salah paham pada suami dan saudara kembarnya yang mengumpulkan dana operasi Nia, putri mereka yang sakit parah. Kesalahpahaman ini menghambat pengobatan hingga kondisi Nia memburuk. Saat kebenaran terungkap, keluarga hampir hancur, lalu bersatu kembali dan menyadari arti kepercayaan serta komunikasi.
Demi membesarkan empat putrinya, Ibu Sari rela berkorban bahkan menjual darah untuk biaya sekolah. Namun saat dewasa, putri kandungnya justru menyakiti dirinya. Penantian panjang Ibu Sari akhirnya berbuah manis ketika anak-anak angkatnya kembali pulang membawa kebahagiaan serta kehangatan keluarga yang tulus.
Siti divonis kanker dan hanya punya waktu tiga bulan. Di tengah keluarga yang dingin dan penuh kekerasan, ia berjuang demi putrinya, Nia. Ketika uang asuransinya akan direbut, Siti berhasil melindungi hak Nia. Siti pun meninggalkan warisan untuk Nia dan Rama, lalu berpamitan dengan tenang di hari terakhirnya.
Thea, putri Nia mengalami kecelakaan dan sekarat. Di saat menunggu ayahnya, Toni, yang seorang dokter datang menyelamatkan, tidak disangka Toni malah menelantarkan Thea dan putrinya, lalu memilih wanita idamannya, Emi yang berpura-pura sakit dan putrinya Mia. Toni menjemput Emi dan putrinya dari rumah sakit, lalu merawat mereka. Thea yang tidak sempat terselamatkan pun meninggal. Di saat berputus asa, Nia mengetahui hubungan terlarang antara Toni dan Emi. Hati Nia pun hancur. Kemudian, dia bersumpah akan membuat orang yang menyakiti putrinya membayar perbuatan mereka.
Putri Santika pulang untuk membalas jasa ibunya, Sri Dewi, namun mendapati sang ibu telah wafat. Di rumah duka, keluarga ibu dan ayahnya membuat keributan. Putri membongkar kebenaran: ibunya cacat akibat kecelakaan kerja menggantikan pamannya, dipaksa menikah, dan hidup tertindas hingga akhir hayat.
Sri Ayu, ibu pekerja keras, salah paham pada suami dan saudara kembarnya yang mengumpulkan dana operasi Nia, putri mereka yang sakit parah. Kesalahpahaman ini menghambat pengobatan hingga kondisi Nia memburuk. Saat kebenaran terungkap, keluarga hampir hancur, lalu bersatu kembali dan menyadari arti kepercayaan serta komunikasi.
Sejak kecil, sang gadis tinggal di desa bersama kakeknya. Saat kembali ke kota, ia sering disakiti oleh adiknya. Sang gadis meminta sang pria melindunginya, dan pria pun setia menjaga sang gadis. Namun, ketika sang gadis dewasa, ia didiagnosa leukemia dan akhirnya meninggal. Setelah kepergiannya, semua orang mulai merindukannya.
Nadya kecil ditinggalkan ibu kandungnya dan hidup sebagai pembantu di keluarga kaya, mengalami perlakuan kejam dan penghinaan. Setelah ayahnya meninggal, ia kehilangan kasih sayang dan akhirnya dijual ke pedalaman, mengakhiri hidup tragisnya. Di saat terakhir, hanya ibu tiri yang dulu ia remehkan yang berusaha menyelamatkannya.
Ketika gelombang migrasi kerja melanda desa, Raisa Pratama diculik oleh penjual anak. Ibunya, Indah Sari, mencari putrinya selama bertahun-tahun hingga jatuh sakit jiwa. Bertahun kemudian, Indah bertemu seorang pengacara sukses, Raisa, yang ternyata adalah putrinya yang hilang. Setelah pergulatan batin di tengah tekanan sosial, Raisa akhirnya berani mengakui ibunya, membawa harapan dan kehangatan dalam keluarga yang lama terpisah.
Karena kehadiran cinta pertama dan anak tirinya, Sinta mengabaikan putrinya, Alya. Saat Alya pergi bersama Ardi, sang ayah, Sinta baru menyadari cintanya pada anak kandungnya telah terlambat.
Indah dan putrinya Ayu menunggu donor jantung selama tiga tahun, namun donor itu direbut oleh Rama dan Sari. Setelah menghadapi penghinaan dan rintangan, Indah berhasil menjalani operasi dan merancang balas dendam. Rama dan Sari berusaha menjatuhkannya lewat manipulasi media, tapi Indah membalikkan keadaan dan menjerat mereka.