Chapters: 80
Play Count: 0
Keluarga Sutanto punya dua anak perempuan. Si bungsu, Nadia, terlahir dengan ruang bawaan. Berkat itu, ayahnya naik jabatan jadi jenderal dan keluarga mereka sering ditugaskan menyiapkan perbekalan perang. Tapi kakaknya, Ayu, mengklaim jasanya dan menuduh Nadia pembawa sial sampai gosip buruk soal Nadia menyebar ke seluruh kota.
Putri Ayu, bocah sakti berusia tiga tahun yang dibesarkan pendeta Tao, kembali ke keluarganya yang sedang hancur akibat kutukan dan konspirasi jahat. Menggunakan ilmu gaib dan jimatnya, ia menyembuhkan kakak-kakaknya yang lumpuh serta koma, mengusir penjahat, dan mengembalikan kejayaan Keluarga Pratama.
Yaya, gadis yatim piatu yang sering dianggap pembawa sial karena ramalannya yang selalu tepat, sebenarnya memiliki tubuh pembawa keberuntungan. Saat sedang memetik sayur liar, ia tak sengaja bertemu Nyonya Jenderal, Rini, dari Rawa yang tersesat. Rini membawanya ke Rumah Jenderal. Sejak itu, bunga bermekaran, anjing tua kembali lincah—tapi keajaiban Yaya tak hanya itu...
Karena mulutnya yang dianggap pembawa sial, Mina membuat para dewa merasa terganggu. Suatu hari, dia pun dibohongi untuk turun ke dunia manusia, dan terlahir kembali sebagai anak pembawa sial di Keluarga Lunari. Namun, berkat ibunya, Yona, Mina perlahan berubah jadi pembawa keberuntungan.
Dibuang dari Istana Langit, seorang gadis kecil dengan tanda keberuntungan terdampar di hutan dan terikat nasib dengan Ayah Putra Mahkota. Lewat kekuatan ajaibnya, ia menyelamatkan Putri Mahkota serta membongkar pengkhianatan besar. Akhirnya ia pun diangkat menjadi Putri Keberuntungan Surya dalam petualangan yang ajaib.
Putri, yatim piatu yang hidup bersama ibunya. Setelah ibunya meninggal, ia dijemput lima pamannya: Wira raja bisnis, Permadi raja perhiasan, Baskara pengusaha properti, Jaya ketua dojo, dan Tegar perwira tinggi. Hidup Putri berubah makmur, disayang Bibi Gracia, menaklukkan sepupunya Rama, dan dijuluki “Pembawa Keberuntungan”.
Wanda, ahli spiritual cilik berusia empat setengah tahun, turun gunung ke keluarga Sumira dan malah dianggap penipu. Tapi dengan kemampuannya, dia menyelamatkan keluarga dari berbagai krisis dan mengungkap rahasia besar. Dalam pencarian ayahnya, Wanda menghadapi penculikan dan ujian, lalu akhirnya menyelamatkan keluarga dan menemukan kasih sayang sejati.
Keluarga Sutanto punya dua anak perempuan. Si bungsu, Nadia, terlahir dengan ruang bawaan. Berkat itu, ayahnya naik jabatan jadi jenderal dan keluarga mereka sering ditugaskan menyiapkan perbekalan perang. Tapi kakaknya, Ayu, mengklaim jasanya dan menuduh Nadia pembawa sial sampai gosip buruk soal Nadia menyebar ke seluruh kota.
Pada 1970-an, Intan ditemukan si pembawa sial, Siti. Untuk membesarkan Intan, Siti tinggal bersama Intan di gubuk dan bertemu dengan Rizky. Keduanya menghadapi berbagai kesulitan dan akhirnya menikah. Siti pun berhasil lepas dari kutukannya dan hidup bahagia bersama Intan dan Rizky, serta menjadi orang terkaya di kabupaten.
Anak yatim piatu bernama Rina dijual dan dibawa menuju sarang bandit, namun di tengah perjalanan ia nyaris meregang nyawa. Takdir mempertemukannya dengan Glen Wongso. Setelah dibawa masuk ke keluarga Wongso, ketulusan Rina meluluhkan hati semua orang.
Maya, anak yatim yang diadopsi oleh Rumah Besar Luhur, awalnya dipandang sebelah mata. Namun, berkat sifatnya yang menggemaskan dan kemampuan ajaib melihat masa depan, ia membawa keberuntungan. Maya membantu mengatasi berbagai masalah, dan akhirnya menemukan kebahagiaan serta tempat istimewa di tengah keluarga barunya.