Chapters: 36
Play Count: 0
Sri Wahyuni rela berkorban demi pendidikan Putri Anindya, meski hidup dari mengumpulkan sampah dan menghadapi suami penjudi. Setelah Anindya menikah dengan keluarga Pratama, Wahyuni diselamatkan anak asuhnya, Melati Santoso. Demi anaknya yang hamil, ia jadi pembantu hingga kebenaran terbongkar dan sang anak menyesal.
Putri Santika pulang untuk membalas jasa ibunya, Sri Dewi, namun mendapati sang ibu telah wafat. Di rumah duka, keluarga ibu dan ayahnya membuat keributan. Putri membongkar kebenaran: ibunya cacat akibat kecelakaan kerja menggantikan pamannya, dipaksa menikah, dan hidup tertindas hingga akhir hayat.
Sri diperlakukan buruk oleh putra kandungnya, Rizky, yang malu dengan asal-usul desa dan membiarkan istrinya serta ibu mertua menindas ibunya. Sebaliknya, Lukman, seorang yatim piatu, membawa Sri ke rumah mewah dan memberinya kebahagiaan. Di tengah perbedaan sikap dua anak, Sri merasakan pahit manis kehidupan.
Ketika gelombang migrasi kerja melanda desa, Raisa Pratama diculik oleh penjual anak. Ibunya, Indah Sari, mencari putrinya selama bertahun-tahun hingga jatuh sakit jiwa. Bertahun kemudian, Indah bertemu seorang pengacara sukses, Raisa, yang ternyata adalah putrinya yang hilang. Setelah pergulatan batin di tengah tekanan sosial, Raisa akhirnya berani mengakui ibunya, membawa harapan dan kehangatan dalam keluarga yang lama terpisah.
Ibu Sari selalu berkorban demi anak-anaknya, namun Adi malah memandang rendah dan mengaku ibunya hanya seorang pembantu. Sementara Clara, putri angkat yang dulu diculik, kini menjadi miliarder. Saat Ibu Sari putus asa, Clara datang menyelamatkan dan menyembunyikan identitasnya demi kesehatan sang ibu.
Kakak yang sukses sebagai direktur yayasan kembali ke rumah demi mencari ibunya, sementara adiknya yang haus kemewahan bahkan malu mengakui ibu sendiri di hari pernikahan. Di tengah perebutan kekayaan dan status, mereka sadar bahwa kebahagiaan ibu jauh lebih berharga daripada harta.
Kisah ini menceritakan tentang seorang ibu yang kehilangan suaminya di masa mudanya, hanya bisa hidup saling bergantung dengan putranya. Devi mengadopsi dan menghidupi tiga anak yatim piatu yang tidak memiliki rumah. Untuk membiayai pendidikan anaknya, dia tanpa lelah pergi ke bekerja di lokasi konstruksi. Keempat putranya juga sangat berbakti. Namun, setelah keempat putranya pergi ke kota untuk sekolah, satu per satu dari mereka hilang kabar, membuat Devi sedih.
Sri Wahyuni rela berkorban demi pendidikan Putri Anindya, meski hidup dari mengumpulkan sampah dan menghadapi suami penjudi. Setelah Anindya menikah dengan keluarga Pratama, Wahyuni diselamatkan anak asuhnya, Melati Santoso. Demi anaknya yang hamil, ia jadi pembantu hingga kebenaran terbongkar dan sang anak menyesal.
bu Pratama, seorang ibu tunggal, berusaha melindungi putranya, Rama, dari wanita licik yang hamil. Namun di masa tuanya, ia justru diperlakukan kejam oleh sang anak. Saat terlahir kembali, Ibu Pratama memutuskan hubungan dengannya. Rama akhirnya bersama wanita itu, tapi hidupnya berakhir tragis di jalanan.
Saat Bapak Pratama meninggal akibat kelalaian Siti dan suaminya, mereka menutupi kematian demi merebut uang Lina. Siti memaksa Ibu Sari berbohong dan berpura-pura berbakti di pemakaman. Lina mulai curiga, namun difitnah warga. Berkat keberanian Ibu Sari, kebenaran terungkap dan Lina membongkar kejahatan Siti terhadap ibunya.
Sean Yoshi adalah anak kandung ahli bedah Jeni Liema, karena ada salah paham terhadap ayahnya Sean Yoshi, Jeni Liema selalu ada prasangka buruk terhadap Sean Yoshi. Sean Yoshi kecelakaan masih pikir ia membohonginya dan tidak percaya, sampai akhirnya Sean Yoshi meninggal baru kebenaran terungkap.