Chapters: 99
Play Count: 0
Putri adalah adik ipar yang menyebalkan, setelah diceraikan, ia membawa seluruh keluarganya menuju kemakmuran dan bertemu dengan Bagus. Mantan suaminya berusaha merebut hasil jerih payahnya, tapi Bagus menyelamatkannya. Putri dianugerahi gelar kehormatan dan bertunangan dengan Bagus.
Nina, reinkarnasi Dewa Keberuntungan Cilik, membuat kuilnya miskin karena nasib kekurangan uang. Dia dikirim turun gunung untuk mencari ayahnya, tetapi salah orang. Pangeran Ketiga awalnya tidak suka karena kira dia adalah mata-mata, tetapi siapa sangka hidupnya justru membaik setelah punya anak.
Rizky Pratama, pewaris Keluarga Pratama yang jatuh miskin, ditindas Aditya dan Melati Sari hingga nyaris kehilangan segalanya. Namun dengan bantuan Sistem Pintar, tiap penghematan berubah jadi kekayaan. Berkat kecerdikan dan tekad, ia bangkit dari keterpurukan hingga jadi orang terkaya.
Setelah terlahir kembali sebagai bayi dan diadopsi oleh keluarga Pratama, Putri Pratama menggunakan kekuatan istimewa untuk mengubah nasib tiga keponakannya—membantu mereka meraih cinta, pendidikan, dan kekayaan. Berkat keberuntungan dan hadiah misterius, Putri membawa keluarganya menuju kebahagiaan dan menjadi legenda di desa.
Setelah mengalami perlakuan buruk dari ibu tiri, Nina Laksana diadopsi oleh Sri dan membawa keberuntungan bagi keluarga barunya. Musuh menerima balasan atas perbuatannya, sementara ibu kandung kembali dan bersatu dengan Nina serta nenek yang lama terpisah. Akhirnya, mereka berkumpul dalam kebahagiaan dan harapan baru.
Malam tak terduga lima tahun lalu menjadikan Lina Lim seorang ibu tunggal. Sejak saat itu, ibu dan anaknya saling bergantung sama lain, bekerja keras agar tetap hidup. Tapi Lina tidak tahu bahwa orang yang menidurinya adalah Simon Gading, CEO dari Grup Gading, yang telah mencarinya selama lima tahun ini! Lina tidak pernah menyangka sahabatnya Tania Zudit dan anaknya bertemu dengan Simon lebih dahulu dan mengambil alih identitasnya... Alhasil, Tania dan anakknya menjalani kehidupan nyaman dan berkecukupan, sementara Lina masih harus terus bekerja keras bersama anaknya untuk mencari nafkah. Hingga suatu hari, Lina bekerja di perusahaan baru dan tiba-tiba menemukan bahwa bos perusahaan barunya tampak semakin familiar...
Putri Ayu, gadis yatim yang dianggap pembawa sial, ternyata bisa meramal bencana. Bersama Pak Surya Si Pincang, mereka membentuk tim “duo sial” untuk menghadapi bahaya dan mengungkap tipu daya keluarga serakah. Dengan kekuatan uniknya, Putri Ayu berjuang membuktikan dirinya adalah pembawa keberuntungan, bukan malapetaka.
Putri tunggal keluarga Lucio, Wenda Lucio, mengalami amnesia dan tersesat. Dia ditemukan dan dibawa pulang oleh seorang pria brengsek bernama Hansen Cahyadi, kemudian melahirkan seorang putri yang diberi nama Sella. Di bawah bimbingan ibunya, Sella berhasil menghubungi paman keduanya, Satria Lucio. Keluarga Luico pun akhirnya menemukan Sella.Namun, istri dari anak kedua keluarga Lucio, Linda Ligara, bukanlah orang yang mudah dihadapi. Dia menculik Sella dan berencana menjualnya ke daerah pegunungan. Untungnya, ketiga paman Sella tiba tepat waktu dan berhasil menyelamatkannya. Ikuti kisah seru Sella dan Wenda di dalam drama ini.
Putri adalah adik ipar yang menyebalkan, setelah diceraikan, ia membawa seluruh keluarganya menuju kemakmuran dan bertemu dengan Bagus. Mantan suaminya berusaha merebut hasil jerih payahnya, tapi Bagus menyelamatkannya. Putri dianugerahi gelar kehormatan dan bertunangan dengan Bagus.
Putri Naga kecil, Indah, baru lahir sudah ditinggalkan ayahnya demi cinta lama dan dihina neneknya. Ibunya, Lestari, membawanya pulang ke keluarga, di mana mereka mendapat kasih sayang. Saat hidup mulai tenang, seorang pemimpin dingin tapi perhatian muncul, membawa harapan baru bagi ibu dan anak.
Bima, terlahir dengan mulut sial yang membuat semua ucapan buruknya dapat menjadi kenyataan. Untuk mengendalikan kutukan ini, ia harus turun gunung dan menjalani pelatihan. Dalam perjalanannya, ia menghadapi krisis hebat dan berhasil menggagalkan rencana pengkhianat Sekte Sinarsakti.