Chapters: 99
Play Count: 0
Heru Wijaya, ayahnya Nita Wijaya, dibunuh oleh Keluarga Damian dan dirampas hartanya. Sebemum meninggal, Heru tanpa sadar telah menyerahkan separuh hartanya bahkan mengatur perjodohan putri tercintanya kepada Keluarga Damian. Nita diperlakukan begitu buruk oleh Keluarga Damian dan dia pun meninggalkan keluarga tersebut. Nita yang dikuasai oleh amarah mulai menggoda pria dan langsung menyesal setelah tidur dengannya. Namun, pada akhirnya hubungan mereka berdua berhasil.
Ibu tunggal 20 tahun, Bintang, terpaksa bekerja sebagai pengantar makanan untuk menghidupi anaknya. Kisahnya berawal setahun lalu, ketika ia bertemu John Baskara di acara kampus. Saat John tahu Bintang telah melahirkan anaknya, ia langsung melindungi mereka. Kisah manis keluarga kecil pun dimulai.
Heru Wijaya, ayahnya Nita Wijaya, dibunuh oleh Keluarga Damian dan dirampas hartanya. Sebemum meninggal, Heru tanpa sadar telah menyerahkan separuh hartanya bahkan mengatur perjodohan putri tercintanya kepada Keluarga Damian. Nita diperlakukan begitu buruk oleh Keluarga Damian dan dia pun meninggalkan keluarga tersebut. Nita yang dikuasai oleh amarah mulai menggoda pria dan langsung menyesal setelah tidur dengannya. Namun, pada akhirnya hubungan mereka berdua berhasil.
Setelah putus cinta dari Novan, mantan pacarnya, Windy buru-buru mencari pasangan baru agar bisa segera pindah dari rumah orang tuanya. Karena salah dengar nama, ia malah menikah dengan dokter tampan, Zay. Di balik pernikahan yang tak terduga ini, Zay perlahan-lahan menyembuhkan luka masa lalu Windy dan membantunya keluar dari bayang-bayang masa kecil yang kelam.
Setelah tujuh tahun tuli, Nadia kembali mendengar dan kaget mengetahui rahasia pacarnya, Rizky, dengan cinta pertamanya, Putri. Setelah dikhianati, ia menikah dengan Arief, yang diam-diam menyukainya. Perhatian, godaan, dan kasih sayang Arief membuat Nadia perlahan membuka hati dan menjalin hubungan suami-istri yang hangat.
Arin memergoki tunangannya selingkuh dengan adik tirinya, dan dia diusir ayahnya. Malam hujan deras, dia pingsan di depan mobil Rizky. Saat sadar, yang dia lihat bukan pria gila seperti rumor, tetapi Rizky yang tampan, lembut, dan perhatian. Sejak itu, Rizky terus menempel padanya.
Pada usia dua belas tahun, Ratna Sunardi kehilangan segalanya—hingga Jeffry Pratama menerimanya, memanjakan setiap kekacauan yang ia ciptakan. “Mawar kecilku,” gumamnya penuh kebanggaan saat Ratna kembali membuat ulah, “tumbuh dari jiwaku sendiri.” Namun ketika hubungan simbiosis mereka mulai bergeser, Jeffry kini dihadapkan pada kenyataan paling menakutkan: murid sempurnanya telah menjadi kelemahan yang tak bisa lagi ia kendalikan.
Indah Permata, putri Keluarga Permata yang kurang dihargai, menyelamatkan Rizky Pratama dari kecelakaan namun kehilangan ingatan. Tiga bulan kemudian, Rizky mencari penolongnya, tapi Putri Ayu mengaku sebagai penyelamat dan menjadi tunangannya. Perlahan Rizky mulai menyadari bahwa Indah adalah wanita yang mengisi hatinya.
Heru Wijaya, ayahnya Nita Wijaya, dibunuh oleh Keluarga Damian dan dirampas hartanya. Sebemum meninggal, Heru tanpa sadar telah menyerahkan separuh hartanya bahkan mengatur perjodohan putri tercintanya kepada Keluarga Damian. Nita diperlakukan begitu buruk oleh Keluarga Damian dan dia pun meninggalkan keluarga tersebut. Nita yang dikuasai oleh amarah mulai menggoda pria dan langsung menyesal setelah tidur dengannya. Namun, pada akhirnya hubungan mereka berdua berhasil.
Rina memergoki tunangannya selingkuh di hari pernikahan dan memilih pergi. Tak lama, Rina bertemu Arif, pria dengan trauma masa lalu. Dua orang gagal nikah ini saling menguatkan dan menemukan cinta baru. Berdasarkan novel “Dikhianati di Hari Pernikahan, Ia Menikahi Pahlawan Terganteng” karya Yueyu Qingyan di Novel Tomat.
Raina Putri, lulusan psikologi, bertemu Rizky saat mencari keluarganya. Rizky pernah berjanji pada kakak Raina untuk melindunginya. Saat kasus terungkap, Raina tahu identitas keluarganya. Ini adalah kisah manis dari tanggung jawab menjadi cinta, hingga keduanya bersatu dan menyembuhkan luka lama.